Halaman:Buku peringatan 30 tahun kesatuan pergerakan wanita Indonesia.pdf/378

Halaman ini tervalidasi
  1. Tjara penerimaan mendjadi anggauta akan diatur dalam Anggaran-Rumah-Tangga.


Pasal VI.

Susunan Pimpinan:

  1. Susunan Pimpinan Muslimat Nahdlatul Ulama adalah sebagai berikut:
    1. Putjuk Pimpinan; (Pengurus Besar)
    2. Pimpinan Wilajah; (Madjelis Consul)
    3. Pimpinan Daerah; (Commissaris Daerah)
    4. Pimpinan Tjabang; (Pengurus Tjabang)
    5. Pengurus Madjelis Wakil Tjabang; (M.W.T.)
    6. Pengurus Ranting.
  2. Hak dan Kewadjiban serta susunan Pimpinan tersebut akan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.


Pasal VII.

Permusjawaratan :

  1. Rapat-rapat dapat diadakan bilamana ada keperluan menurut tingkatannja Pimpinan atau Pengurus.
  2. Muktamar dapat diadakan dan sedapat mungkin, bersamaan dengan Muktamar Nahdlatul Ulama.


Pasal VIII.

Fatajaat :

  1. Disamping Muslimat ini diadakan bagian Fatajaat jang chusus untuk Pemudi-pemudi.
  2. Tjara mendjalankan organisasinja diatur dalam Peraturan Chusus tersendiri.


Pasal IX.

  1. Perhimpunan ini boleh mendirikan Tjabang tjabang dan Ranting-rantingnja diseluruh Indonesia.
  2. Kalau dipandang perlu boleh djuga mendirikan Tjabang dan Ranting istimewa diluar Indo nesia.
  3. Tjara mendirikan Tjabang darf Ranting serta Anggaran batas-batasnja ditetapkan dalam Rumah Tangga.


Pasal X.

Keuangan :

Beaja Perhimpunan ini diperoleh dari:

  1. Uang pangkal,
  2. Iuran,
  3. Sokongan jang tidak mengikat,
  4. Sokongan jang tidak mengikat, dan
  5. Usaha-usaha jang halal.


Pasal XI.

Pasal Tambahan :

Segala sesuatu jang belum diterangkan dalam peraturan chusus akan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.

Pasal XII.

Pasal Penutup :

  1. Djika Muslimat Nahdlatul Ulama ini dibubarkan dengan keputusan Muktamar atau Referendum, maka hak-miliknja diurus oleh Partai NAHDLATUL ULAMA.
  2. Anggaran Dasar ini mulai berlaku pada tanggal diumumkannja.

PENGURUS P.B. MUSLIMAAT N.U.

  1. Ketua Umum : Nj. H. Mahmudah Mawardi.
  2. Wk. Ketua I : Nj. Hadinijah Hadi.
  3. Wk. Ketua II : Nj. Murtadjijah Ahmad.
  4. Sekretaris Umum : Nj. Chasanah Mansur.
  5. Sekretaris : Nj. Malichah Agus Salim.
  6. Bendahara : Nj. L. H. Hasboellah.

Bagian Penerangan : Nj . Hadinijah Hadi.
Bagian Pendidikan : Nj . H. Zuhrianah.
Bagian Sosial : Nj . Asmah Sjahruni.
Bagian Fatajaat (Pemudi) : Nj . H. Aisah Dahlan.
Anggauta-anggauta Pengurus :

Nj. S. A. Wahid Hasjim.
Nj. H. Zainul 'Arifin.
Nj. H. Masjkur.
Nj. Alfijah Sjukri.
Nj. Mariamah Djunaidi.

Penasehat-penasehat :

1. Nj . H. Fatmah,
2. Nj . H. Chairijah Hasjim,
3. Nj. H. Jasin.


UNDANG-UNDANG DASAR DAN RUMAH TANGGA PARTAI ISLAM „WANITA PERTI”.

(setelah dirobah dan ditambah menurut keputusan Kongres partai ke VIII, jang bersidang pada tanggal 9 sampai 16 Agustus 1955 di Djakarta).


Fasal 1.

Nama dan tempat.

  1. Partai ini bernama PARTAI ISLAM PERSATUAN TARBIJAH ISLAMIJAH jang ke pendekannja PARTAI ISLAM „PERTI” , didirikan tanggal 5 Mei 1928.
  2. Tempat kedudukannja dimana kedudukan Pengurus Besar.


Fasal 2.

Azas.

Azas partai ini ialah Agama Islam ; dalam i'tiqad menurut Mazdhab Ahlussunnah wal Djamaah dan dalam Sjariat dan Ibadat menurut Mazdhab Imam Sjafe'i.


Fasal 3.

Tudjuan.

Tudjuan partai ini ialah „KALIMATULLAAHI HIJALULJAA" (Ketinggian Agama Islam) dengan arti kata jang seluas-luasnja.


Fasal 4.

Keanggotaan.

Jang mendjadi anggota partai ini ialah orang Islam, laki-laki dan perempuan jang telah berumur sekurang-kurangnja 15 tahun.

362