Halaman:PDIKM 691-06 Majalah Aboean Goeroe-Goeroe Juni 1927.pdf/18

Halaman ini telah diuji-baca


tjaharian, teroetama porkara: ,,economie."

Tanah - tanah kosong, dirimba-rimba, dilereng - lereng goenoeng dan boekit, masih amat loeas, jang dapat didjadikan keboen getah dan kopi, jang memang barang itoe waktoe sekarang, tinggi harganja dan deras lakoenja. Toehan A. Gaban, seorang pemoeda Minangkabau, jang soedah mengetjap 'ilmoe Barat dan beberapa tahoen diam ditanah Djawa, sekarang sedang beroesaha benar, memboeka keboen-kopi di Melalak. Toean' itoe bekerdja dengan kekerasan hati, beroedjoed, moga-moga oesahanja itoe kelak beroepa soeatoe onderneming, jang berarti jang dapat setjara onderneming jang dilakoekan oleh kapitaal asing. Masjhoernja tanah Deli, ialah karena ondernerning djoega. Kemaoean dan kekerasan hati t. A . Gaban patoet kita poedji dan akan mendjadi tjontoh, bagi pemoeda-pemoeda kita jang terseboet diatas.

Dalam pekerdjaan pertoekangan poen, kebanjakan beloem disoekai orang, karena waktoe oedjian masoek Normaalschool baroe-baroe ini di Fort de Kock, beratoes-ratoes orang anak-anak moeda dari segenap pendjoeroe di Minangkabau sini toeroet oedjian dari berharap akan kemenangan, sedang penerimaan moerid pada sekolah pertoekangan di Padang dan de Kock, benar-benar ta' diingat dan dimoeliakan oramg. Pada awal cursusnja, hanja datang beberapa orang sadja dan di terima seada-adanja. Keadaan itoe menjatakan djoega, bahwa ketoekangan dan pekerdjaan toekang, beloem dan ta' dihargai oleh orang kita.

Boekankah pekerdjaan itoe, soeatoe pekerdjaan jang moelia djoega?

Pada pendapat saja, ta' koerang eloknja dari pekerdjaan seorang djoeroetoelis atau goeroe, sedang hasilnja poen sedemikian djoega.

Pandanglah dikota-kota besar, barang perkakas roemah jang elok-elok, dan toko pertoekangan jang besar-besar, ta' ada jang dioesahakan dan jang dipoenjai orang Minangkabau.

Kalau kita tilik poela pada bahagian perniagaan ditanah kita ini, berasa sedih poela hati kita, karena kesoesahan-kesoesahan pekerdjaan dagang itoe, tidak berbanding dengan hasil jang diperolehja. Betoel hampir pada segenap tjabang perniagaan ada dalam tangan orang kita, tetapi rata-rata poela kaoem dagang itoe, orang jang hanja tahoe toelis dan batja sadja, tetapi djarang jang tahoe, bagaimana perdagangannja boleh mendjadi soeatoe toko besar berhoeboeng dengan fabriek atau industrie Europa dan dapat menghidoepi beberapa orang bangsanja jang mendjadi pegawai dalam tokonja, sebagai keadaan firma-firma asing. Inipoen salahnja lain tidak, karena pemoeda-pemoeda kita jang dari sekolah menengah jang telah ada berpengetahoean Barat, ta' soeka berdagang; pantelon dan openjas roepanja ta' ada disana.

Oleh sebab mengenangkan jang terseboet diatas ini, maka banjak