Buku Praktis Bahasa Indonesia 1/Kata: Perbedaan revisi

Kata '''''seluruh''''' mengandung makna bahwa setiap anggota termasuk dalam hitungan, tetapi dalam pengertian kekelompokkan atau kolektif. Kalimat di atas dapat diubah dengan mempertukarkan kata semua dengan ''seluruh'' seperti berikut.
 
(2) ''Seluruh '' warga kota diungsikan.
 
Akan tetapi, pada dua kalimat berikut pemakaian kedua kata itu memiliki makna yang berbeda.
 
(3) ''*Semua '' bangsa Indonesia menjunjung bahasa persatuan.
 
(4) ''Seluruh '' bangsa Indonesia menjunjung bahasa persatuan.
 
Perbedaan itu terjadi karena pemakaian kata ''semua'' ditekankan pada jumlah yang banyak, sedangkan pemakaian kata ''seluruh'' ditekankan pada satu benda yang merupakan kesatuan yang utuh. ''Bangsa Indonesia'' pada kalimat (3) dan (4) jumlahnya hanya satu. Oleh karena itu, penggunaan kata ''seluruh'' pada kalimat itu lebih tepat daripada kata ''semua''. Hal itu nyata juga pada perbandingan berikut.
 
(8) Dewi ingin melihat ''segala'' bunga yang terdapat di kebun itu.
 
(9) Dewi ingin melihat ''semua'' bunga yang terdapat di kebun itu.
 
Kalimat (8) menyiratkan pengertian bahwa di kebun itu ada berbagai jenis bunga saja yang ada di kebun itu atau mungkin pula ada berbagai jenis.
 
Jika benda yang ditunjuk kata ''segala'' tidak beragam, pengguna-annyapenggunaannya akan janggal, seperti terlihat pada kalimat berikut ini.
 
(10) *''Segala'' siswa kelas enam akan menghadapi ujian akhir.
 
Kata '''''sekalian''''' menyatakan keserentakan. Kata itu hanya digunakan untuk mengacu pada orang atau manusia. Hal itu terlihat pada kejanggalan pemakaiannya dalam kalimat berikut ini.
(13) ''Semua'' orang di ruangan itu menengok kepadanya.
 
Kata '''''segenap'''''juga menyatakan makna ''semua'', tetapi dalam pengertian kelengkapan. Dalam hal ini maknanya mirip dengan kata ''seluruh''.
 
(14) ''Segenap'' bangsa Indonesia menjunjung bahasa persatuan.
 
Perbedaannya dengan kata ''seluruh '' ialah bahwa kata ini biasanya diikuti oleh kata yang menyatakan manusia. Kalimat berikut ini tidaklah lazim.
 
(15) *Kita akan melindungi ''segenap'' binatang dari kepunahan.
1.104

suntingan