Mengelilingi Doenia Dalam 80 Hari/Bab XXXIII: Perbedaan revisi

k
tidak ada ringkasan suntingan
k
k
 
-----
 
==222==
{{Info|logotype=construction||width=50%|pesan=Halaman ini sedang dikerjakan (''Under construction'')}}
 
malanglah karena angin datangnja senantiasa dari tenggara, ta' boléh membabarkan lajar akan membantoe kekoeatan asap.
 
Tanggal 16 December,- ja`ni hari jang ketoedjoeh poeloelipoeloeh lima terhitoeng moelaï berangkat dari London. Kapal „Henrietta" hingga pada hari itoe beloem pernah mendapat alangan jang mengoeatirkan. Perdjalanan itoe mémang telah pand.jangpandjang dan tempat-tempat jang berbahajapoen soedah terlampau poela. Apabila pelajaran itoe dilakoekan pada moesim panas, pastilah akan selamat sampai kepada penghabisannja. Akan tetapi dalam moesim secljoeksedjoek seperti itoe soenggoehlah banjak alangannja. Passepartout berdiam diri tiada mengeloearkan sepatah katapoen ; pengflarapanAjapengharapannja ta' poetoes; meskipoen tiada dengan pertolongan lajar, tetapi dengan p.ertolonganpertolongan asappoen J)olélilthboléhlah kapal itoe madjoe djoea.
 
Pada hari itoe datanglah machinist kedFkkedék laloe bei-nioesjawaratbermoesjawarat dengan Fogg beberapa lamanja.
 
Melihat perboeatan machinist jang demikian itoe, Passepartout amat sedilisedih dalam hatinja, kuenakarena tiada diketahoeinja apa jang dibitjarakan meréka itoe; ingin sekali ia hendak mendengar apa jang dipermoesjawaratkan itoe. Hanja ia mendengar 1)eberapabeberapa perkataan toeannja, deMikiandemikian: „Engka,i-t„Engkau tahoe benarkah barang apa jang kaukatakan?"
 
jentoe„Tentoe toean; toean tahoe, dari moelaï berangkat kami senantiasa memasang api besar-besar."
 
Mendengar pertjakapan itoe, maka Passepartout nierasamerasa amat soesahlah; Fogg dianilahdiamlah, tiada menggerakkan toeboehnja.
 
Maka berkatalah poela machinist, oedjarnja: „Toean mengerti, apabila di New-York saja sempat mengambil batoe bara, nistjajalah ta' kan saja loepakan hal itoe ; tetapi toean ingat, waktoe itoe toean datang djam poekoel delapan lebih seperempat, dan poekoel sembilan berangkatlah kita. Kapal „Henrietta" hanja boléh berlajar dengan mempergoenakan asap dan lajarnja, dan lagi meski tjoekoep batoe bara oentoek berlajar sampai ke Bordeaux, tetapi oentoek berlajar ke Liverpool tiada tjoekoep.-
Djawab Fogg dengan péndék: „Biarlah saja pikirkan hal itoe sebentar."
 
Sekarang Passepartout niengertimengerti benarlah akan maksoed poi-- tjakapanpertjakapan toeannja dengan machinist itoe; iapoen amatlah se­dih dalam hatinja. Ta' berapa lama lagi hatoebatoe bara tentoe habislah.
 
Pikir Passepartout dalam hatinja: „Wahai, djikalau sekarang toeankoe boléh mendjaoehkan alangan jang besar ini, sesoeng­goehnjalah, ia seorang jang amat tjerdik."
 
Ketika Passepartout berdjoempa dengan Fix, tiadalah ia dapat menahan hatirijghatinja, laloe di.tjeriterakannjaditjeriterakannja segala hal iliwalihwal itoe kepada Fix.
 
==223==