Mengelilingi Doenia Dalam 80 Hari/Bab XXXIII: Perbedaan revisi

k
tidak ada ringkasan suntingan
k
k
Angin itoelah jang mengganggoe perdjalanan kapal. Soepaja kapal djangan beroebah toedjoeannja, Fogg memberi perintah menoeroenkan lajar dan menaroeh besar apinja. Akan tetapi kapal koerang kentjang djoega djalannja, karena terganggoe oléh gelombang jang besar-besar. Angin makin lama makin bertambah kentjang, sehingga anak kapal koeatir kalau-kalau kapal „Henriette" itoe ta' boléh meneroeskan pelajarannja. Apabila kapal itoe terpaksa mentjahari pelaboehan soepaja terhindar dari bahaja angin, tiadalah meréka, itoe tahoe kemana hendak lari. Oléh karena itoe air moeka Passepartoutpoen beroebahlah mendjadi poetjat, doea hari doea malam lamanja ia amat bersedih hati. Akan tetapi Fogg ialah seorang kapitan kapal jang gagah berani, sedikitpoen tiada ia merasa takoet. Tiada berhenti ia memberi perintah kepada anak boeahnja teroes memasang api besar-besar. Kapal „Henrietta" dipoekoel gelombang sekoeat-koeatnja, sehingga air laoet banjak masoek kedalamnja. Dari besarnja gelombang, maka terkadang-kadang kapalpoen terangkatlah, sehingga tampak­lah sekeroep berpoetar diatas moeka air. Akan tetapi kapal itoepoen teroeslah djoea berlajar.
 
Oetoenglah<ref>sic</ref> angin itoe tiada beroebah mendjadi topan jang amat menakoetkan anak kapal. Karena itoe boekanlah angin riboet jang kentjangnja hingga sembilan poeloeh mijl dalam sedjam. Sebentar datang, sebentar lagi lenjap, angin besar itoe, tetapi malanglah karena angin datangnja senantiasa dari tenggara, ta' boléh membabarkan lajar akan membantoe kekoeatan asap.
 
-----
 
malanglah karena angin datangnja senantiasa dari tenggara, ta' boléh membabarkan lajar akan membantoe kekoeatan asap.
 
Tanggal 16 December, ja`ni hari jang ketoedjoeh poeloeh lima terhitoeng moelaï berangkat dari London. Kapal „Henrietta" hingga pada hari itoe beloem pernah mendapat alangan jang mengoeatirkan. Perdjalanan itoe mémang telah pandjang dan tempat-tempat jang berbahajapoen soedah terlampau poela. Apabila pelajaran itoe dilakoekan pada moesim panas, pastilah akan selamat sampai kepada penghabisannja. Akan tetapi dalam moesim sedjoek seperti itoe soenggoehlah banjak alangannja. Passepartout berdiam diri tiada mengeloearkan sepatah katapoen ; pengharapannja ta' poetoes; meskipoen tiada dengan pertolongan lajar, tetapi dengan pertolongan asappoen boléhlah kapal itoe madjoe djoea.