Amanat
Walau panas terik mendiang,
segala unggas berteduh bernaung;
aku tetap mengemudi bajak,
biar 'alam tidak bergerak.
Lagi lembuku ta' tahu jemu,
mengikuti les patuh sekali;
tidakkan aku berpeluk lutut,
mengengkari amanat ibu
....
Biar panas mendiang membakar,
kukemudikan bajak sukmaku,
mencari segala keindahan...
- (Pujangga Baru, Th. II/No 10, April 1935)