Halaman:108 Pendekar Gunung Liang San Seri II.pdf/10

Halaman ini tervalidasi

Lauw Thay Kong terhibur dirinja, segera memerintatkan beberapa pelajan untuk mengeluarkan gutji arak jang terbaik.

Lo Tie Djim minum tanpa henti²nja, sampai Lauw Thay Kong agak chawatir.

Kata Lauw Thay Kong :

“ Tootiang bila anti mereka datang, hatap Tootiang berbitjara dengan baik², djangan sampai terdjadi peristiwa berdarah. . . .sebab kambrat²nja banjak sekali. Berikanlah nasehat² jang membuat suasana nanti tidak panas! ,,


Lo Tie Djim ;

„Njalakan lampu² semua ! Lauw Wan Gwee bawalah putrimu ketempat aman! Dan dimana kamar temanten ? ” Lauw Thay Kong mengantarkan Lo Tie Djim untuk melihat kamar temanten, setelah me-lihat² keadaan ruangan kamar temanten Lo Tie Djim lalu memberi tahu rentjana apa jang akan dilakukan.

Lo Tie Djim:

„Aku akan masuk dalam kamar temanten in, dan tidur di randjang temanten pula, bila Pa Ong itu datang katakan bahwa anak putrimu telah siap menunggu dikamar temanten Lauw Wan gwee djangan takut, aku akan membereskannja, hahaa...haha...haha...„

6