Halaman:108 Pendekar Gunung Liang San Seri II.pdf/48

Halaman ini tervalidasi

jang merusak dan mentjuri hasil kebun kami..... heija ... sungguh manusia² jang durhaka.

Lo Tie Djim:

„Suhu, apakah tidak ada jang mendjaga kebun itu ?“

Tiangloo itu menggelah napas dan mendjawab:


„Beberapa kali itu selalu mengalami gangguan jang hebat, Jang baru berhenti seminggu ini, oh amat kasihan, kakinja telah mendjadi tjidera, karena mengadakan perlawanan jang heibat Sampai hari ini belum ada diantara murid²ku jang berani mendjaga kebun itu.“


Lo Tie Djim tertawa lebar :

„Djangankan ratusan ..... Suhu. tatkala aku djadi komandan keamanan dikota Kwan See, pernah memimpin satu kompi serdadu melawan ribuan kaum begal,dan sedikitpun aku tidak gentar Regu kami dapat menghantjur-leburkan barisan perampok² jang tak tahu diri itu, Kini kebetulan aku mendapat tugas mendjaga kebun itu, nah Suhu, aku menerima baik tugas itu.“

Tiangloo berpaling pada seorang teetju dan berkata:

„Antarkanlah Tie Djim kebelakang, tun-

44