Halaman:108 Pendekar Gunung Liang San Seri II.pdf/66

Halaman ini tervalidasi

ini adalah putra Komandan Kim Ie Wee Ko Kiu, jang bernama Ko Nga Lue.

Pada djaman dahulu kala memang putra seorang berpangkat tidak usah bekerdja, sebab biasanja akan mewarisi pangkat ajahnja. Seperti halnja Ko Nga Lue ini, ia hanja kelujuran dan suka mengganggu gadis², bahkan istri² orang..

Sungguh perbuatan ini amat bedjat dan tidak adil !

Liem Tjiong jang berdjiwa bersih dan gentleman, melihat istrinja dibuat permainan, tanpa pandang balu. Tidak perduli jang mengganggu ini adalah putra Komandan Kim le Wee, la menghampiri dan menghadjar pemuda itu hingga ngrungsep ketanah. Mukanja bengap dan giginja rontok, darah bertjutjuran dari mulutnja jang agak mantjung itu.

Para pengiringnja jang berdjumlah tidak sedikit datang meluruk, mengadakan pengepungan atas diri Liem Tjiong.

Tetapi Pa Kauw Thao Liem Tjiong atau sikepala matjan tutul, sedikitpun tidak merasa djerih, sebab ia sebenarnja dipihak jang benar.

Liem Tjiong berkata dengan njaring:

"Hajo, kerubut aku! Bila kalian ingin berkenalan dengan kepalku hajo, djangan tanggung² madju berbareng. Djangan satu-satu!" Karuan pengiring

Ko Nga Lue kontan madju dan mengerojok Liem Tjiong.

60