Halaman:108 Pendekar Gunung Liang San Seri III.pdf/50

Halaman ini tervalidasi

kedji .............. dan kalau memikirkan akan istrinja, oh, sungguh amat memilukan, baru sadja ia melangsungkan perkawinannja baru sadja ia dapat mengetjan hidup serba keruku- nan jang membahagiakan...............Tetapi kesemuanja itu se akan2 hanjalah kilat jang berkelebat, tiepat nian berlalunja........... al ..... sungguh malang nasibku ini.

Demikian Hoohan kita berdjalan dengan tubuh lemas. linglung dan tidak bertenaga. Kaki tangan L'em Tjiong dirantai dengan kokoh, dilenernja dipasangkan ra an untuk memborgol leheinja Tang Kiauw dan Siek Pa mengiringkan dari belakang. Kedua opasbitu berdjalan sambil ber-tjakap?.....

Pagi hari itu, dialan raja masih sepi Orang² jang berlalu lalang baru satu dua. Maka iring-iringan Liem Tjiong ini dapat berdjalan dengan leluasa Belum beberapa djauh nampaklah seorang pesuruh Ko Kiu jang datang menghampiri. Ia menemui 2 opas itu dan berbisik-bisik, kemudian menjodorkan sebuah bungkusan. Liem Tjiong ikut merandek dan mengawasi mereka dengan penuh tanda tanja

Ia melihat 2 opas itu meng-angguk2kan kepala dan menerima bungkusan itu. Kesemuanja ini membikin Liem Tjiong bertjuriga,........... rentiana apakah jang mereka akan lakukan atas diriku ?

Benar2 penguasa sekarang ini bertindak sewenang2 terhadap rakjatnja............

46