Halaman:108 Pendekar Gunung Liang San Seri VI.pdf/14

Halaman ini tervalidasi

itu dilepaskan, Seeeerrr! Yo Tjie tenang tenang diatas punggung kudanja menantikan datangnja anak panah itu, ketika sudah berada didepan matanja, lalu dengan kesehatan jang sangat tjepat, anak panah itu ditangkap nja, itulah tipu silat jang disebut Bie Lie Djay Hwa atau wanita tjantik memetik bunga, anak panah Tjiu Kin sudah berada digenggaman tangan kanan Yo Tjie.

Tiiu Kin mendjublak diatas pelana kudanja, ia sangat kagum dan terkesima, sungguh ia tidak habis berpikir, mengapa Yo Tjie demikian lihay dan berani menangkap anak panah jang meluntjur........ sedang ia terlongong² tiba² terdengar teriakan Yo Tjie jg memberikan peringatan padanja :

„Awas terimalah panahku!"

Tjiu Kin sangat takut dan melarikan kudanja, ia sangat sibuk dan kelabakan sendiri.

Tetapi Yo Tjie tertawa terbahak- bahak, sebab ia tidak melepaskan anak panah sebatangpun. hanja menarik gendewa dan mendjepretkannja

Mengerti kalau dirinja tertipu Tjiu Kin sangat mendelu dan mengkal sekali. ia menghentikan lari kudanja dan nampak wadjahnja sebentar merah sebentar putjat pasi saking djengkelnja Baru kali ini ia dipermainkan oleh orang.... haja, tamatlah sudah riwajatnja sebagai komandan kota Peiping.

Yo Tjie lalu memasang anak panah jang pertama dan diluntjurkan kearah Tjiu Kin, Seeerrrr! Tju Kin terkedjut dan tjepat

13