Halaman:108 Pendekar Gunung Liang San Seri VI.pdf/33

Halaman ini tervalidasi

rusan apakah sehingga pak lurah memanggilnja lagi. Setelah Lauw Tong datang dekat se gera Lue Heng madju kedepan dan bertanja :

"Apakah Tjbun Tiang memerintahkan kau untuk memanggilku?" tanjanja dengan sopan dan ramah.

Tetapi Lauw Tong mendelik dan menjahut dengan kasar :

"Aku akan meminta uang pamanku jang berada dalam sakumu itu!"

Lue Heng tahu bahwa pemuda ini akan mentjari gara2 karena sakit hati telah ditangkapnja semalam. Maka dengan sabar ia membalas kata2 ini dengan tersenjum :

"Siauwlian, pamanmu telah memaksanja memberikan uang ini padaku sebagai hadiah. Kau tidak ada hak untuk memintanja kembali. Hahaaa . ., hahaa ......" Lue Heng nggeledek dan tertawa keras².

Lauw Tong tahu bahwa dirinja akan di permainkan mendjadi naik pitam:

Kau kira aku tidak dapat merubuhkanmu? Kau belum kenal siapa aku sudah mempermainkan Ha ?" Balas Lauw Tong dengan mengkal.

"Hahaa.... hahaaa.... memang betul, sebaiknja pagi hari ini kita main 2, supaja hangat badannja... huhaa hahaa kalau dapat merubuhkan aku, baiklah uang dari pamanmu ini kukembalikan untuk uang djadjan, hahaaaaa.

Anak buah Lue Heng meledak tertawa semua, sehingga Lauw Tong makin sengit dan

32