Halaman:Bangsawan dan Pengemis.pdf/367

Halaman ini tervalidasi

369

ada satoe bajangan bergerak di blakang satoe tiang.

Ia perhatiken betoel betoel.

Itoe bajangan adalah satoe manoesia.

Dengen tida bersoeara Clotilde djalan di seblah kanan dari itoe tiang. Hoe orang tentoe soeda liat pada Clotilde.

Clotilde liat seperti ia kasi tanda, itoe bajangan mendatengin padanja.

Sebab kabetoelan api menerangin moekanja itoe orang, Clotilde rasa seperti soeda kenal itoe orang.

Itoe orang tentoelah Frits Scherer, bekas toekang tjoekoer, jang blakangan djadi oppas dari roemah sakit gila.

„Apa boekan kaoe, njonja Vieuxtemps?“ tanja itoe orang dengen berbisik.

„Ada apa, toean Scherer ?“ djawab Clotilde. „Kenapa kaoe maoe semboeni ?“

Itoe orang menoendjoek pada itoe api.

„Diam!“ ia berbisik. „Kita tida sendirian: sadja di sini. Apa kaoe mengarti ?“

Clotilde djadi takoet.

„Siapa adanja itoe orang orang ?“ ia menanja.

„Orang orang tida baek.“

„Orang lelaki? Siapa taoe, brangkali Vieuxtemps ada di sitoe. Ah, toean Frits, ia soeda bawa lari akoe poenja anak.“

„Goud? Tida, ia tida ada di sini. Akoe telah denger soeara soeara orang, tapi antaranja tida ada dia poenja soeara. Tapi akoe kepingin liwat dengen tida ada orang jang liat. Sekarang marika tidoer, tjoba denger, marika mengorok seperti biroeang.“

Clotilde pasang koepingnja. Benar apa jang dibilang oleh Scherer.