Halaman:Citra Manusia Dalam Puisi Indonesia Modern 1920-1960.pdf/100

Halaman ini tervalidasi

Tubuh biru
tatapan mata biru
lelaki terguling di jalan.

Lewat gardu Belanda dengan berani
berlindung warna malam
sendiri masuk kota
ingin ikut ngubur ibunya.

(Ballada Orang-orang Tercinta, 1957)

5.3 Citra Manusia yang Dilanda Cinta Asmara

Di antara sajak-sajak yang mengemukakan masalah hubungan manusia dengan manusia lain terdapat 21 sajak yang mengungkapkan citra manusia yang dilanda citra asmara. Dalam sajak-sajak yang mengungkapkan citra manusia yang dilanda cinta asmara tersebut pada umumnya tergambar tiga situasi, yaitu kedua belah pihak saling mencinta, salah satu merindukan yang lain, atau kedua belah pihak dilanda kemelut cinta. Sajak Yogi berikut ini, "Menyiangi Padi", misalnya, mengungkapkan dua insan muda yang saling dirundung kasmaran, seperti terbaca dalam larik-larik di bawah ini.

Tengah naik gerang matahari,
Anak dara menyiangi padi;
Rumput dikais sambil berdendang,
Berpantun, bersajak menunjukkan sayang.

Suara membubung dalam udara,
Halus manis sadu perdana:
Padi dibelai sepenuh hati
Berat tanggungan rupanya Sitti.

Dari jauh suara bergema,
Bunyi seruling muda teruna;
Lagu kandung cinta berahi,
Menyeruh kekasih belahan diri.

Manusia dan Manusia Lain91