Halaman:Graaf de Monte-Cristo Bagian 4.pdf/33

Halaman ini tervalidasi

akoe jang soedah sering membatja itoe dengan berpikirpikir, akoe soedah dapat sampoernaken sekalian oedjar jang telah hilang sabagiannja.”

»Kaoe maoe bilang, jang kaoe soedah bisa da- patken segala perkatain jang telah terbilang dari toelisan ini?”

— Ja, akoe soedah dapatken itoe dengan be- tocl sekali: kaoe sendiri boleh pikir, apa itoe ada benar atawa) tida, kaloe kave soedah dengar bitja- rakoe: tapi lebih doeloe kaoe misti dengar hika- jatnja ini kertas.”

— “St! akoe dengar soewara kaki orang ber- djalan ..... ada orang menjamperi, biarlah akoe pergi...

Dengan sigra Dantes itoe masoek ka dalam lo: bang, sedang hatinja ada merasa girang, oleh kerna ia tida djadi terpaksa aken dengari omongnja itoe Faria, jang didoega olehnja telah dapat kombali penjakit gila. Sebab bagitoe, Dantes itoe soedah loepa aken kisarken batoe yenoctoep lobang: tapi Faria, dari sebab terkedjoet sangat, soedah bisa gerakken badannja dan toelak itoe batoe penoe- toep dengan sabelah kaki, laloe toetoepi itoe de-

ngan tikar, soepaja djangan nanti kalihatan, kaloe batoe itoe tida menoetoep betoel pada itoe lobang.

Itoe orang jang terdengar ada mendatangi, boe- kan lain adanja, hanja Gouverneur sendiri, jang ingin lihat halnja Faria: Gouverneur itoe poen telah darat kabar dari cipier, bahoewa Faria ada dapat sakit.

Pada waktoenja datang Gonverneur itoe. Faria ada berdoedoek di atas bale pembaringan dengan segarsegarken diri. soepaja"tida kalihatan, jang ia ada sakit pajah. Ia poen ada merasa takoet, ka- loe-kaloe Gouvemeur itoe nanti merasa kasilian kapadanja danfpindahken dia ka lain kamar jang lebih baik, hingga ia djadi terpisah dari pada Dan: tes. Aken tetapi tiada sampe djadi bagitoe: kerna itoe Gouverneur ada kira, jang Faria itoe dapat sakit sedikit sadja: dan sigra djocga Gonvemenr itoe soedah berangkat pergi dari kamar si toewa,

Sedang bagitoe, Kdmond Dantes berdoedoek de- ngan berpikir, sambil toendjang kapala dengan sa-

belah tangan, Ia ingat, jang sedari ia kenal sama

Faria, ia ada rasa, bahoewa orang tocwa itoe ada berilmoe dan berboedi besar, hingga tida boleh di- pertjaja. jang Karin itoe ada bodo di dalam soewa- toe. perkara, sabagimana orang telah kira. Apa Karia tida bitjara dari perkara jang sabenarnja, ka- loe dia itoe bitjara dari hal itoe harta besar? atawa salah lakoenja orang-o ang jang tida pertjaja omong si toewa itoe? Di itoe antero hari Dantes berdiam sadja sendirian dan tida brani (latang pada sobatnja. Dengan bagitoe ia maoe oendoerken atawa lambat- ken datangnja tempo, di mana ia nanti dapat taoe- "jang sabenarnja Faria ada gila: ja poen takoct sekali nanti dapat taoe hagitoo,

“Aken .tetapi di waktoe sore, tempo Faria tida lihat Dantes datang padanja, lantaslah djooga