Halaman:Sitoeasi Politik Loear dan Dalam Negeri.pdf/25

Halaman ini tervalidasi

23

bajar begitoe sadja? Sesoedah perang doenia ke I Inggeris engkar membajar penoeh hoetangnja! Awasilah sikap Inggeris terhadap hoetangnja itoe atau djandjinja! Njata soedah Inggeris maoe mendjadjah Indonesia lansoeng atau dengan perantaraan belanda, Apakah Amerika, Tiongkok dan Russia, apalagi Hindoestan akan membiarkan Indonesia ditjaplok boeat memperkoeat imperialisme Inggeris? Siapakah diantara mereka jang menang ingin damai bisa membiarkan berdiri teroes doenia ,..haves and have — nots”? Ringkasnja antara Amerika dan Inggeris tiadalah ,,koek en ei” sadja, perkontjoan toelen. Begitoe djoega antara Inggeris dan Sovjet Russia. Perhatikanlah pertentangan Inggeris dan Sovjet di Eropah Barat, di Asia Barat dan di Iran. Bisakah kekal perhoeboengan Russia proletaris dengan Amerika kapitalistis?

Ringkasnja Indonesia tak perloe bertekoek loetoet begitoe sadja pada kekoeasaan Amerika — Inggeris itoe, karena semata-mata beralasan anggapan keboelatan dan ketetapan perserikatan Amerika lnggeris itoe. Djanganlah poela berpangkoe tangan mengharapkan bantoean atau poetoesan United Nations jang sekarang sesoedah perang doenia ke II ini kembali menghadapi persoalan seperti sesoedah perang doenia ke I: Pembagian doenia atas jang kalah dan jang menang masih ada. Pembagian atas ,,the haves” and ,,the have nots” teroes maneroes. Hoetang masih perloe dibaiar oleh jang kalah. Pertanjaan akan timboel kembali: ,,Apakah jang kalah mesti bajar hoetangnja dengan oeang atau dengan barang?” Dimana pasar boeat bahan dan barang hasil oentoek the ,have-nots”? Tjoema si have—nots boekan lagi 80 djoeta Djerman termasoek Austria, tetapi bertambah dengan 40 djoeta bangsa Italia dan 70 djoeta