Halaman:Sitoeasi Politik Loear dan Dalam Negeri.pdf/49

Halaman ini tervalidasi

47

toeannja.

Djadi kita orang tak ber i n i t i a ti p, l e s o e m a l a s, b i a d a b. Tetapi boekan selamanja dan boekan seloeroehnja bangsa Indonesia malas dan biadab. Kalau orang maoe membatja sedjarah bangsa Indonesia jang sebenarnja, kembalilah kemasa 2500 lampau sadja. Menoeroet para ahli Barat dimasa itoe orang Indonesia mearoengi Semoedera Hindia sampai ke Afrika. Ke Timoer ia mearoengi Samodera Tedoeh sampai Amerika Tengah. Benar sedjarahnja bangsa Indonesia dimasa itoe tak berteriak keras tetapi berlakoe : berdjoeang, berdagang, bersawah - ladang !.

Tenang- hening sedjarah memperamati perahoe ramping menoedjoe ke Barat !

Sajoep majoep tepoek - air dipetjahkan dajoeng Tjadik namanja sebagai sajap dikiri kanan perahoe ramping menjamin keamanan penoempangnja terhadap ombak-gelombang sering setinggi boekit. Tjoema bintang dilangit dan pengetahoean atas peredarannja moesim jang didjadikannja pedoman oleh nachodanja. Tetapi semangat merantau dan hati tetap tabahlah jang mendjadi djaminan sesoenggoehnia!

Walaupoen demikian doenia tak mengenal bangsa Indoenesia, sebagai bangsa jang bersatoe, membikin sedjarah. Demikianlah sedjarah Indonesia berdiam diri, ratoesan malah poeloeh ratoesan tahoen sampai alam Indonesia bersoeara.

Krakatau meloetoes menjemboerkan batoe dan lahar, meroesakkan sekitarnja.

Tetapi djoega membagai bahagia kepada manoesia, karena menjemboerkan aboe jang menerabak soeboer dan makmoernja tanah. Tetapi sekarang boekan alam Indonesia jang meletoes melainkan djiwa rakjatnja jang lama terhimpit dan tertindas itoe Djadi rakjat Indoensia-lah jang meletoes melempar-