Buku Praktis Bahasa Indonesia 1/Pertanyaan Kebahasaan: Perbedaan revisi

(format)
Kata ''ini'' dan ''itu'' biasa digunakan sebagai kata petunjuk. Dalam pemakaian yang umum, ''ini'' menunjuk sesuatu yang dekat dengan pembicara, sedangkan ''itu'' menunjuk sesuatu yang jauh dari pembicara. Dalam bahasa tulis terdapat konvensi yang lazim diikuti. Kata ''ini'' digunakan untuk mengacu ke bagian yang akan disebutkan. Untuk lebih jelasnya, kita perhatikan contoh berikut.
 
<blockquote>(1) Saya sangat tertarik pada perkumpulan yang Saudara pimpin. Saya ingin memperoleh jawaban dari Saudara atas beberapa pertanyaan saya ini. Pertama, di manakah saya dapat mendaftarkan diri? Kedua, berapakah uang iuran setiap bulan?</blockquote>
 
Pada contoh (1) di atas, kata ''ini'' mengacu ke dua pertanyaan yang disebutkan kemudian. Jika pertanyaan itu disebutkan terlebih dahulu, kata pengacu yang digunakan adalah ''itu''. Perhatikan perubahan susunan yang berikut ini.
 
<blockquote>(2) Saya sangat tertarik pada perkumpulan yang Saudara pimpin. Di manakah saya dapat mendaftarkan diri? Berapakah uang iuran setiap bulan? Saya ingin memperoleh jawaban dari Saudara atas beberapa pertanyaan saya itu.</blockquote>
 
Pada contoh (2), kata ''itu'' mengacu baik ke bagian yang telah disebutkan, yakni dua kalimat tanya di depannya. Contoh berikut ini memperlihatkan pemakaian kata ''ini'' dan ''itu'' secara bersama-sama.
 
<blockquote>(3) Karena petunjuk pelaksanaan yang telah disiapkan dipandang tidak praktis, disusunlah petunjuk baru. Selain alasan itu, ada pula alasan lain yang dapat disebutkan berikut ini. (a) Landasan hukum tidak tepat. (b) Penanggung jawab kegiatan tidak ditegaskan. (c) Sanksi atas kelalaian pelaksanaan tidak dinyatakan.</blockquote>
 
Di samping kata ''ini'' dan ''itu'', ada pula kata ''begini'' dan ''begitu'' yang mempunyai aturan pemakaian yang sama. Menurut asal-usulnya kata ''begini ''berasal dari ''bagai ini ''dan'' begitu'' berasal dari ''bagai itu''. Kata ''begini'' mengacu ke bagian yang akan disebutkan. Sedangkan ''begitu'' mengacu ke bagian yang telah di sebutkan. Marilah kita perhatikan contoh berikut ini.
 
<blockquote>(4) Beginilah cara menggiring bola yang baik. Tendanglah bola sesuai dengan kecepatan barlari. Setiap kali bola ditendang, kaki Anda yang lain harus masih dapat menjangkaunya. Semakin keras tendangan Anda, semakin cepat Anda harus berlari.</blockquote>
 
Pada contoh di atas, kata ''begini'' mengacu ke bagian berikut dari paragraf itu yang menjelaskan cara menggiring bola. Kini kita perhatikan pemakaian kata ''begitu''.
 
<blockquote>(5) Jika bola ditendang terlalu keras, sedangkan Anda tidak cepat berlari, kemungkinan besar yang akan terjadi adalah bahwa kaki Anda yang lain tidak dapat menjangkaunya. Jika lawan Anda mengawal secara ketat, bola yang di luar jangkauan kaki Anda dapat diserobotnya. Dengan begitu Anda akan kehilangan bola.</blockquote>
 
Pada contoh di atas, kata ''begitu'' mengacu ke pertanyaan yang telah disebutkan, yakni hal lepasnya bola ke kaki lawan.
1.104

suntingan