Kepada Penyair Bohang

 Suaramu bertanda derita laut tenang...
 Si Mati ini padaku masih berbicara
 Karena dia cinta, di mulutnya membusah
 Dan rindu yang mau memerahi segala
 Si Mati ini matanya terus bertanya!

Kelana tidak bersejarah
Berjalan kau terus!
Sehingga tidak gelisah
Begitu berlumuran darah.

Dan duka juga menengadah
Melihat gayamu melangkah
Mendayu suara patah:
"Aku saksi!"

Bohang,
Jauh di dasar jiwamu
bertampuk suatu dunia;
menguyup rintik satu-satu
Kaca dari dirimu pula....