Brosur Lagu Kebangsaan - Indonesia Raya/Pengantar Kata

PENGANTAR KATA


Gagasan untuk membuat suatu brosur mengenai Sejarah Lagu Kebangsaan kita lndonesia Raya sudah timbul sejak tahun 1966, pada waktu Presiden Republik lndonesia memberi instruksi kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Kebudayaan untuk menugaskan Kusbini, salah seorang anggota penyusun brosur ini, untuk mengumpulkan bahan-bahan dokumentasi mengenai lagu kebangsaan INDONESIA RAYA, agar dapat disusun kemudian suatu brosur atau buku yang praktis dan mudah dapat dimengerti (lihat lampiran No. 4).

Segera oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Kebudayaan pada waktu itu, yaitu Bapak Sarino Mangunpranoto, instruksi itu dilaksanakan.

Di samping tugas pengumpulan yang diserahkan kepada Kusbini, dibentuk suatu panitia peneliti hasil pengumpulan Kusbini.

Maksud Pembentukan Panitya itu adalah untuk dapat dipertanggung jawabkannya dokumentasi Kusbini dari sudut arsip, dokumentasi dan sejarah.

Panitia Peneliti itu terdiri dari anggota-anggota: drs. Moh. Ali, Kepala Arsip Nasional sebagai Ketua, dra. Winarti Partaningrat, Kepala Bagian Dokumentasi MIPI sebagai Sekretaris, selanjutnya Sumaryo L.E. Kepala Direktorat Kesenian, drs. Soekmono, Kepala Lambaga Purbakala dan Peninggalan Nasional dan Kusbini sendiri. (Lihat lampiran brosur ini No. 5).

Dalam tahun 1967 dokumentasi pengumpulan Kusbini selesai diperiksa oleh Panitia Peneliti dan dianggap cukup autentik. Tinggal menunggu dibentuknya suatu Panitia Negara untuk menyusun Naskah brosur mengenai Indonesia Raya, sesuai dengan maksud Menteri Pendidikan Dasar dan Kebudayaan pada waktu itu.

Baru lima tahun kemudian, yaitu dalam tahun 1972, oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dibentuk suatu Panitia Penyusun Naskah Brosur Lagu Kebangsaan INDONESIA RAYA. Oleh karena alasan-alasan praktis, ditinggalkan gagasan dulu untuk mengusulkan pembentukan suatu Panitia Negara.

Panitia Penyusun Naskah tersebut terdiri anggota-anggota Sumaryo L.E. Kepala Lembaga Musikologi dan Koreografi sebagai Ketua, Sagimun M.D. dari Lembaga Sejarah dan Antropologi sebagai Sekretaris, selanjutnya Soendoro, ahli publicity, Kusbini, ahli musik dan penyusun dokumentasi Indonesia Raya, Drs. Mob. Kudus, ahli sejarah serta Bambang Soelarto, sastrawan. (Lihat lampiran No. 9 dalam brosur ini).

Didalam membuat naskah brosur, ternyata bahwa kumpulan dokumen Kusbini, meskipun telah dianggap cukup autentik, masih memerlukan tambahan data-data serta penelitian-penelitian yang agak meluas, untuk dapat dipergunakan sebagai bahan penyusunan suatu sejarah Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

Meskipun data-data telah ditambahkan serta penelitian-penelitian telah diusahakan, Panitia Penyusun Naskah Brosur ini menyadari dengan sungguh-sungguh, bahwa penyajian susunan sejarah ini masih jauh dari sempurna. Masih banyak yang perlu diteliti dan masih banyak pula dokumen-dokumen yang perlu dikumpulkan, akan tetapi tempo serta biaya yang disediakan untuk itu memang terbatas.

Meskipun demikian, Panitia merasa bahagia dalam kesempatan seperti ini dapat menyampaikan terima kasih serta penghargaan yang tak terhingga kepada semua pihak yang seeara simpatik telah menunjukkan kerja sama yang baik serta membantu tugas Panitia.

Khususnya rasa terima kasih kami tujukan kepada Perpustakaan Museum Pusat di Jakarta, Perpustakaan Negara di Yogyakarta, Departemen Penerangan, para Dosen serta Gurubesar I.A.I.N. Sunan Kalijaga dan Universitas Gajah Mada di Yogyakarta, Bapak Kasansengari, Bapak Sugondo Djojopuspito, Bapak Prof. A. Sigit dan masih banyak lagi fihak-fihak, yang kami mohonkan maaf yang sebesar-besarnya karena tidak sempat kami sebutkan di sini.

Akhirnya, tidak lupa kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya pula kepada team pengurus rapat-rapat kita di Kaliurang Yogyakarta, di bawah pimpinan Sdr. Suroso yang telah menyelesaikan tugas-tugasnya dengan baik.


Kaliurang, 7 Desember 1972.
Panitia Penyusun Naskah
Brosur Lagu Kebangsaan INDONESIA RAYA.